Cara Menekan Resiko Gagal Tanam dan Gagal Panen Jagung

Untuk menekan resiko gagal tanam maupun gagal panen pada Tanam jagung di sawah tadah hujan, biasanya dengan menanam langsung biji dan dilakukan di akhir musim hujan. Resiko yang umum dialami adalah saat tanam kelebihan air dan saat tanaman mulai berbunga kekurangan air. Kelebihan air saat tanam dapat menyebabkan biji mati, sedangkan kekurangan air saat berbunga dapat mengakibatkan gagal panen. Resiko tersebut dapat ditekan dengan menyemaikan benih lalu menanamnya (Tapin: tanam pindah). Dengan demikian, benih terhindari dari kelebihan air dan umur panen lebih cepat 14-22 hari sehingga diharapkan masih ada cukup air untuk pengisian buah.

Ebook Cara Mengatasi Masalah Hama, Penyakit, Hara pada Jagung

Jagung termasuk salah satu komoditas penting di Indonesia, baik sebagai bahan pangan dan pakan maupun sebagai bahan baku indusri. Masalah yang sering dihadapai dalam budi daya tanaman jagung antara lain adalah hama, penyakit dan hara. Buku yang diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Indonesia berisi tentang informasi tentang hama, penyakit, dan hara tanaman jagung serta cara mengatasi, mengendalikan hama, penyakit yang sering terjadi pada tanaman jagung.
Dalam buku ini akan dibahas beberapa hama, penyakit dan hara seperti :